Thursday, 15 October 2026

Publish : Tue, 19 August 2025

Islam Rahmatan Lil’alamin Bertumbuh tanpa Bullying

By : admin Uncategorized
Islam Rahmatan Lil'alamin Bertumbuh tanpa Bullying

Pada hari Jum’at, 15 Agustus 2025, bertempat di Sanggar Bimbingan Jalan kebun, telah dilaksanakan kegiatan edukatif bertema Islam Rahmatan Lil’alamin Bertumbuh tanpa Bullying . Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan penuh antusiasme, dengan tujuan memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya bullying serta menanamkan sikap saling menyayangi antar sesama sesuai ajaran Islam.

Dalam jalannya kegiatan, anak-anak diajak untuk memahami lebih dalam mengenai pengertian bullying. Dijelaskan bahwa bullying merupakan perbuatan menyakiti orang lain, baik melalui perkataan maupun perbuatan, yang dilakukan secara sengaja dan berulang. Bullying membuat orang lain merasa takut, tertekan, bahkan terluka. Dari pengertian ini, anak-anak diarahkan agar menyadari bahwa bullying bukanlah tindakan yang wajar ataupun main-main, melainkan sebuah perbuatan yang bisa sangat merugikan korban.

Selanjutnya, anak-anak dikenalkan pada macam-macam bullying. Pertama, bullying fisik yang terlihat jelas, seperti memukul, menendang, mendorong, atau merusak barang milik teman. Kedua, bullying verbal, berupa perkataan yang menyakitkan seperti mengejek, menghina, atau memberi julukan yang buruk. Ketiga, bullying sosial yang sering kali tidak terlihat, misalnya mengucilkan teman, tidak mau mengajak bermain, atau menyebarkan gosip untuk menjatuhkan nama baik seseorang. Keempat, cyberbullying, yaitu perundungan yang dilakukan melalui media sosial, pesan online, atau platform digital, misalnya dengan cara menghina, mengejek, atau mempermalukan orang lain di dunia maya.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda korban bullying. Anak-anak diberi contoh bahwa korban bullying biasanya sering terlihat murung, enggan berangkat ke sekolah, takut bertemu dengan teman tertentu, bahkan memiliki luka yang tidak jelas asal-usulnya. Selain itu, korban juga dapat mengalami perubahan perilaku, misalnya menjadi sangat pendiam, mudah marah, atau kehilangan semangat untuk beraktivitas. Dengan mengenali tanda-tanda ini, anak-anak diharapkan lebih peduli pada teman-temannya dan segera memberi bantuan atau melaporkan kepada guru/orang tua jika mengetahui ada teman yang menjadi korban bullying.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga membahas mengenai dampak bullying. Disampaikan bahwa bullying dapat membuat korban merasa sedih, minder, dan kehilangan kepercayaan diri. Akibatnya, mereka bisa malas belajar, enggan bermain dengan teman, bahkan takut berada di lingkungan sekolah. Dampak bullying tidak hanya terasa dalam jangka pendek, tetapi juga bisa berlangsung lama hingga mengganggu kesehatan mental dan prestasi korban. Oleh karena itu, anak-anak diajak menyadari bahwa bullying sama sekali tidak memberikan manfaat, justru merugikan banyak pihak.

Selain memahami apa itu bullying, anak-anak juga diberi penekanan bahwa Islam adalah agama rahmat yang menyukai orang-orang yang saling menyayangi. Dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan, anak-anak diingatkan bahwa menjadi Muslim sejati berarti hidup dengan kasih sayang, bukan dengan menyakiti.

Agar kegiatan semakin hidup, anak-anak diajak menyanyikan Nyanyian Anti-Bullying yang berisi pesan persahabatan dan saling menghargai, serta melakukan Tepuk Anti-Bullying dengan yel-yel semangat.

Suasana menjadi meriah, anak-anak bertepuk tangan riang, bernyanyi bersama, dan tertawa penuh kegembiraan. Dengan metode seperti ini, pesan anti-bullying dapat diterima lebih mudah dan menyenangkan.

Kegiatan “Islam Rahmatan Lil’alamin Bertumbuh tanpa bullying” berjalan lancar hingga selesai pada pukul 16.00. Anak-anak tampak bersemangat dan memahami pesan utama kegiatan, yaitu bahwa bullying harus dihentikan, kasih sayang harus ditegakkan, dan Islam mengajarkan untuk hidup rukun serta menghargai sesama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin menyadari pentingnya sikap peduli, menghormati, dan menyayangi teman, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sesuai dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Write Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PRI NU Jalan Kebun, Malaysia
Jl. Lombong Timah 3, Kampung Lombong, 40460, Shah Alam, Selangor, Malaysia
Land Area100 m2
Building Area90 m2
Location StatusWakaf
Year Established2020
  • Selamat Datang DI PRI NU Jalan Kebun, Malaysia