
Sudah seminggu lamanya para mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Bersama Sanggar Bimbingan (SB) Jalan Kebun, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan bagi komunitas Indonesia di sana, mengajar anak-anak sanggar, berdiskusi dengan warga, dan mendampingi program keagamaan serta keterampilan dasar.
Suasana penuh semangat dan semarak persaudaraan terasa setiap hari. Kehadiran mahasiswa KKN disambut hangat oleh warga serta para pengurus sanggar, termasuk oleh salah satu tokoh penting di SB, yaitu Pak Zuni.
Pada hari kesembilan KKN, di sela-sela diskusi ringan selepas maghrib, Pak Zuni menyampaikan sebuah ajakan:
“Besok ada undangan acara dari Bank Mandiri International Malaysia, temanya bagus: Sahabatku Menjadi Pengusaha di Negeri Sendiri. Bisa kalian ikut hadir bersama dengan saya.”
Mendengar itu, beberapa mahasiswa langsung antusias. Meskipun bukan agenda resmi dalam jadwal KKN, mereka melihat ini sebagai kesempatan belajar dan menambah relasi. Akhirnya, rombongan dari mahasiswa KKN pun bersiap menghadiri acara tersebut.
Keesokan harinya, mereka tiba di Menara Liberty, Kuala Lumpur, sebuah gedung megah di pusat kota. Di lantai konferensi, acara yang digelar oleh Bank Mandiri International Malaysia itu berlangsung penuh semangat dan dihadiri oleh berbagai kalangan: mahasiswa Indonesia, guru komunitas, para pengusaha, dan pengurus organisasi istimig Malaysia.
Sebagai tamu undangan, mahasiswa UNUGHA hadir bukan untuk tampil, melainkan untuk menyimak dan belajar. Acara tersebut mengusung semangat pemberdayaan ekonomi anak muda Indonesia yang merantau.
Empat sesi materi dibawakan oleh narasumber muda yang sudah memulai usaha mereka:
Para audiens menyimak penuh perhatian. Beberapa dari mereka bahkan aktif bertanya pada sesi diskusi. Bagi sebagian besar, ini adalah kali pertama mereka mendengar langsung kisah sukses pengusaha yang membangun usaha dari luar negeri.
Dalam perjalanan pulang, suasana di mobil dipenuhi diskusi. “Ternyata banyak peluang usaha ya, asal kita mau belajar,” ucap salah satu mahasiswa. Pak Zuni pun menanggapi,
“Benar, ilmu dari acara tadi bisa kalian bawa pulang ke Indonesia. Jadilah pelajar yang tidak hanya pandai teori, tapi juga punya semangat membangun.”
Sesampainya di sanggar, mereka menuliskan pengalaman tersebut di buku harian kegiatan harian KKN, sekaligus menularkan semangat itu kepada teman-teman yang tak sempat hadir.
2 Agustus 2025
| Land Area | 100 m2 |
| Building Area | 90 m2 |
| Location Status | Wakaf |
| Year Established | 2020 |